Uruguay

Uruguay
La Celeste merupakan julukan dari Uruguai yang berkostum Biru Hitam saat mengikuti ajang Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Dengan di pimpin oleh sang kapten yang bernama Diego Lugano, Uruguay optimis bahwa dia akan dapat mengikuti piala dunia paling tidak sampai seperempat final. Meskipun kemungkinannya sangat kecil untuk dapat menjadi juara pertama Piala Dunia di tahun 2010 ini, namun semangat yang di ajarkan oleh Oscar Tabarez yang merupakan pelatih dari Timnas Uruguay, tertanam di hati dan pikiran para pemain dari Timnas Uruguay masing-masing. Mereka selalu berlatih keras jauh sebelum pila dunia 2010 ini akan berlangsung.
Mungkin sebagian besar orang mungkin belum tahu bahwa Uruguay punya catatan manis di ajang Piala Dunia. Ya, mereka termasuk dalam daftar tujuh negara yang berhasil merengkuh supremasi tertinggi kompetisi sepakbola antar bangsa tersebut bersama Brasil, Italia, Jerman, Argentina, Inggris, dan Prancis. Dua kali sudah Los Celeste -julukan Uruguay- menyandang gelar juara dunia. Pertama mereka lakukan di tanah sendiri pada 1930 (Piala Dunia pertama). Kemudian mereka mengulang hal serupa pada 1950 di Brasil.
Lima dekade sejak terakhir kali mengangkat trofi Jules Rimet, prestasi Uruguay seakan tenggelam. Berhasil lolos ke putaran final sebanyak delapan kali, Charruas -julukan lain Uruguay- paling jauh hanya bisa sampai di babak semifinal pada 1954 di Swiss dan 1974 di Jerman. Perjalanan Uruguay ke Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan (Afsel) penuh dengan lika-liku. Mereka harus melewati hadangan Kosta Rika terlebih dahulu di babak play-off (pada babak kualifikasi mereka hanya finis di posisi kelima).
Berbicara kekuatan Uruguay menurut grandong, skuad asuhan Oscar Washington Tabarez itu sulit sekali ditebak. Mereka memiliki amplitudo permainan yang jomplang, terkadang bermain sangat bagus atau terkadang malah sebaliknya. Itu semua diyakini karena mereka tidak pernah menerapkan pola baku. Uruguay sering sekali mengganti formasi dari 4-3-3 menjadi 4-4-2 kemudian 3-4-1-2. Sungguh tidak jelas karakter dari Uruguay, dan untuk lebih jelasnya tentang kapan mainnya Uruguay dalam Piala Dunia 2010 ini, sebaiknya cek di Jadwal Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.
Di Afika Selatan, Diego Lugano dan kawan-kawan tergabung bersama tim tuan rumah, finalis Piala Dunia 2006 lalu Prancis dan Meksiko di grup A. Mereka juga tidak berani pasang target muluk pada penampilan kesembilan ini. Seperti pernah dikatakan Tabarez, timnya hanya berharap bisa menembus babak perempat final. Tuah Gol Forlan yang merupakan dari Diego Forlan layak disebut sebagai pemain paling bersinar. Kiprahnya selama delapan tahun di kompetisi Eropa bersama tim-tim besar seperti Manchester United, Villarreal dan Atletico Madrid bisa dijadikan acuan.
Gelar Il Pichichi (topskorer La Liga) berhasil disandangnya sebanyak dua kali. Yang pertama pada 2004/2005 bersama Villarreal dengan membukukan 25 gol dan 2008/2009 bersama Atletico dengan torehan 33 gol. Pada musim yang sama dia juga dinobatkan sebagai topskorer Eropa, namun pada 2004/2005 dia harus berbagi dengan Thierry Henry. Kiprah Forlan di Timnas negaranya baru dimulai sejak 2002. Dia mencetak debut gol Piala Dunia ke gawang Senegal pada 2002, ketika itu Uruguay bermain imbang 3-3 dan gagal lolos ke babak 16 besar. Kontribusi terbesar Forlan untuk timnya di babak kualifikasi adalah ketika dia berhasil mencetak hat trick di partai kontra Peru. Semoga saja Uruguay dapat mengikuti Piala Dunia 2010 Afrika Selatan sampai dengan seperempat final.
Related posts:
Leave a Comment
6 Responses to “Uruguay”Good to know!.
I want to post quick hello and want to say appriciate for this good article. qn0A1xED0S7SnN
Trackbacks
Check out what others are saying about this post...[...] siap menghajar lawan-lawan di babak penyisihan grup A Piala Dunia, yaitu tuan rumah Afika selatan, Uruguay dan finalis 2006, yaitu [...]
[...] melawan Meksiko berakhir dengan skor 1-1, kemudian grandong menunggu pertandingan yang kedua antara Uruguay melawan Prancis. Sambil ngobrol-ngobrol dan minum kopi untuk menunggu pertandingan tersebut [...]
[...] Meksiko dengan skor 0-2, dan yang lebih parah lagi yaitu timnas tuan rumah Afika Selatan dihajar Uruguay dengan skor 0-3, Dan tadi malam tepatnya tanggal 18 juni 2010 giliran Jerman yang bertekuk lutut [...]
[...] pertandingan antara timnas Meksiko melawan Uruguay berakhir dengan skor 0-1. Timnas Meksiko sebelumnya sudah pernah bertanding sebanyak dua kali, yang [...]