grandong

Catatan online grandong yang membahas berbagai informasi

Nigeria

Wednesday
Apr 28,2010
Nigeria

Nigeria

Hijau-hijau merupakan seragam Negara Nigeria dalam mengikuti ajang pesta Piala Dunia 2010 nanti yang akan di selenggarakan di Afrika Selatan pada tanggal 11 juni 2010. Nigeria mempunyai julukan Tim sepak bolanya yang cukup terkenal yaitu Super Eagles. Dengan bimbingan sang pelatih yang cukup terkenal dalam mendidik anak asuhnya, dapat di pastikan Nigeria tidak begitu memalukan permainannya dalam Piala Dunia nanti. Makin mantap saja dengan hadirnya Nwankwo Kanu sebagai kapten Timnas Nigeria, beliau sudah tidak di ragukan lagi kemampuannya dalam mengolah bola dan cukup terkenal sebagai mesin penggetar gawang musuh.
Read the rest of this entry »

Yunani

Monday
Apr 26,2010
Yunani

Yunani

Dalam asuhan sang pelatih Otto Rehhagel, Yunani makin menggila dalam latihan menjelang Piala Dunia 2010. Mereka bersemangat dan tak mau kalah dalam ajang Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Siapa yang tidak mengenal sang kapten yang bernama Giorgos Karagounis, Ya… Beliau adalah pemain bola yang cukup terkenal di dunia. Keterampilannnya dalam mengolah bola sudah tidak di ragukan lagi, tentangan-tendangan maut penjebol gawang musuh yang di lontarkan oleh sang kapten sudah terlatih sejak beliau berumur belasan tahun. Untuk seragam yang akan di gunakan dalam ajang Piala Dunia nanti, Yunani menggunakan seragam berwarna putih-putih.
Read the rest of this entry »

Korea Selatan

Tuesday
Apr 20,2010
Korea Selatan

Korea Selatan

Korea Selatan, Yup’s Timnas yang ini sudah tidak diragukan lagi staminanya, dengan julukan negeri gingseng yang memang produksi gingseng terbesar di dunia berada di Korea Selatan, jelas menambah popular negara tersebut. Selain itu permainan-pemain dari Timnas Korea Selatan juga lincah-lincah dalam mengolah bola. Dengan seragam yang berwarna sama dengan bendera Indonesia yaitu merah putih, menambah semangat perjuangan Korea Selatan dalam mengikuti pertandingan demi pertandingan Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.

Dengan didikan sang pelatih yang cukup terkenal kemampuanya dalam mengolah anak didiknya, dan rata-rata anak didik dari Hun Jung Moo tidak begitu mengecewakan, menurut penelitian grandong. Ditambah lagi dengan sang kapten yang bernama Park Ji Sung yang sangat lihai dalam mengolah bola, membuat Timnas Korea Selatan semakin kuat dalam mengikuti pertandingan di Piala Dunia 2010 nanti.

Taeguk Army merupakan julukan dari Timnas Korea Selatan, sebagai maniak bola tentunya tidak ingin ketinggalan pertandingan demi pertandingan Pila Dunia 2010 nanti, bagai mana caranya agar mengurangi kelupaan kita dalam mengikuti piala dunia? Kalau menurut grandong sih, miliki Jadwal Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, kemudian kita tempel di dekat televisi kita atau di tempat-tempat yang mudah di lihat di dalam rumah, dapat di pastikan anda tidak ketinggalan informasi tentang Piala Dunia 2010 nanti, kecuali anda berhalangan tidak bisa nonton pertandingan piala dunia atau listrik di lingkungan rumah anda mati, kecuali anda mempunyai handphone yang ada televisinya, biar listrik mati tetap dapat mengikuti pertandingan Piala Dunia.

Dari hasil penyelidikan grandong bahwa Korea Selatan memang belum memiliki nama besar di kancah Piala Dunia. Sepanjang 18 perhelatan, nama Korea Selatan juga hanya enam kali meramaikan persaingan turnamen antar Negara-negera terbaik di dunia ini. Perjuangan pertama Korsel di Piala Dunia terjadi pada Piala Dunia 1954 di Swiss. Sayang, dengan materi pemain seadanya yang minim pengalaman di pentas Internasional, Korsel pun hanya menjadi bulan-bulanan tim-tim mapan. Korsel pun harus tersingkir di putaran pertama.

Kegagalan di penampilan perdananya itu pun terasa amat menyakitkan. Korsel bahkan membutuhkan waktu selama 32 tahun untuk mengembalikan kepercayaan diri. Di mulai pada Piala Dunia 1986, Korsel tampak mulai percaya diri dan terus menjadi langganan di Piala Dunia berikutnya. Namun, dalam empat perhelatan terakhir (1986,1990, 1994 dan 1998), Korsel hanya tampil sebagai tim penggembira dan kembali harus tersingkir di babak penyisihan grup.

Momentum puncak The Taeguk Army terjadi kala negaranya Korea dan Jepang terpilih sebagai tuan rumah perhelatan Piala Dunia 2002. Tampil sebagai tuan rumah, Korsel yang saat itu ditangani pelatih brilian Guus Hiddink berhasil mencetak sejarah. Dengan bermodalkan kekompakan tim, dukungan penuh supporter dan bantuan dewi fortuna, Korsel sukses menembus semifinal setelah sebelumnya mengalahkan tim tangguh macam Italia (16 besar) dan Spanyol di perempatfinal.

Sayang, langkah gemilang Korsel harus terhenti ditangan Der Panser, Jerman yang merebut tiket final usai menang 1-0 berkat gol tunggal Michael Ballack. Magis negeri Ginseng tampaknya telah luntur, sebab pada partai perebutan tempat ketiga, Ahn Jung Hwan dkk juga harus menyerah dari tangan Turki yang menang 3-2. Korsel pun harus mengakhiri sensasinya dengan menempati posisi empat. Meski begitu, Korsel tampil sebagai Negara pertama Asia yang mampu menembus posisi empat.

Di Piala Dunia 2006, Korsel hampir saja lolos ke putaran kedua. Sayang, mereka takluk dari Swiss di pertandingan terakhir. Korsel pun harus tersingkir di putaran pertama setelah kalah bersaing dengan Prancis dan Swiss yang tampil sebagai juara grup. Di Piala Dunia 2010 nanti, Korsel akan melakoni penampilan ketujuhnya di Piala Dunia. Perjalanan Taeguk Army ke Afrika Selatan terbilang tak sulit. Meski mendapat saingan berat macam Saudi Arabia, Iran, Korea Utara dan Uni Emirat Arab, Korsel yang sempat kesulitan di awal babak kualifikasi, akhirnya tampil sebagai wakil Asia pertama yang melaju ke putaran final.

Korsel dipastikan harus tampil lebih dari luar biasa jika ingin lolos ke putaran kedua Piala Dunia 2010. Pasalnya, Korsel yang menempati grup B bakal bersaing dengan tiga tim kuat yakni Prancis, Nigeria dan juara Eropa 2004, Yunani. Pengalaman Park Ji Sung, jika berbicara pemain yang akan sangat berpengaruh dalam skuad Korsel di Afsel nanti, maka satu nama yang pantas disebut adalah Park Ji Sung. Gelandang Manchester United ini pastinya bakal menjadi ruh permainan Korsel, mengingat jam terbangnya yang cukup apik baik bersama United maupun di Timnas dalam beberapa perhelatan Piala Dunia sebelumnya.

Memulai karir internasionalnya pada 2000, Park menunjukkan kegemilangannya di Piala Dunia 2002. Saat itu, pelatih Guus Hiddink mengubah posisi yang biasa diperankannya; Gelandang bertahan menjadi pemain sayap. Hasilnya pun terbilang impresif. Park mencetak gol semata wayang kemenangan Korsel atas Portugal yang juga mengantar skuad negeri ginseng lolos ke putaran kedua. Kegemilangan Park berlanjut di Piala Dunia 2006, Jerman. Berhadapan dengan tim kuat Prancis di babak penyisihan Grup, gelandang 28 tahun ini berhasil mencetak satu gol yang membawa Korsel menahan imbang 1-1 Juara Dunia 1998 itu. Sayang, di partai terakhir Korsel dipaksa menyerah 0-2 oleh Swiss. Alhasil, Korsel gagal melangkah ke babak 16 besar setelah kalah bersaing dengan Swiss dan Prancis yang menempati posisi dua.

Di babak kualifikasi Piala Dunia 2010, Park yang mengemban ban kapten sukses mengantar timnya tampil sebagai wakil Asia pertama yang menggenggam tiket putaran final. Hebatnya lagi, Park tampil sebagai topskor Korsel di babak kualifikasi dengan torehan lima gol. Yang menjadi pertanyaan kita semua, mampukah Park mengantar Korsel mengulang prestasi di Piala Dunia 2002 silam? Semoga saja Park mampu.

Meksiko

Tuesday
Apr 20,2010
Meksiko

Meksiko

EL Tri merupakan julukan dari kesebelasan Timnas dari Meksiko, dalam ajang Piala Dunia nanti yang akan diselenggakan tepatnya pada tanggal 11 juni 2010, Meksiko sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang untuk mengikuti Piala Dunia 2010 tersebut. Mulai dari segi fisik, skil dalam mengolah bola, mengumpan dan lain-lainnya, semua sudah di gembleng habis-habisan oleh sang pelatih yang sudah tidak asing lagi di dunia sepak bola, beliau adalah Javier Aguirre. Beliau sangat gigih dalam melatih anak didiknya, beliau berharap di pesta Piala Dunia 2010 Afrika Selatan nanti, anak didiknya dapat bermain dengan baik dengan hasil yang tidak mengecewakan tentunya.

Dalam ajang Piala Dunia 2010 nanti, Meksiko akan mengenakan baju kebesarannya yang berwarna Hijau Putih, konon baju dengan warna tersebut menurut grandong adalah baju yang melambangkan warna dari bendera Meksiko. Dan baju tersebut akan membawa keberuntungan oleh Timnas Meksiko. Menurut informasi bahwa tidak ada prestasi emas yang ditorehkan Meksiko pada ajang Piala Dunia. Dari 13 kali penampilan di putaran final, mereka paling jauh hanya mampu menembus babak perempat final pada 1970 dan 1986, pada dua kesempatan itu Meksiko bertindak sebagai tuan rumah.

Sebagai jagoan zona CONCACAF, El Tri yang merupakan julukan Meksiko adalah negara yang paling sering hadir di kompetisi sepak bola antar negara terakbar. Sementara, Piala Dunia 2010 Afrika Selatan (afsel) adalah penampilan kelima mereka secara berturut-turut usai mendapat pencekalan FIFA pada 1990 karena terbukti menggunakan jasa pemain di luar batasan usia yang ditetapkan. Dengan mengandalkan beberapa bintang yang bermain di kompetisi Eropa seperti Rafael Marquez (Barcelona), Carlos Vela (Arsenal), Giovani dos Santos (Tottenham Hotspur) serta veteran lokal Cuauhtemoc Blanco (Veracruz), Meksiko siap menghajar lawan-lawan di babak penyisihan grup A Piala Dunia, yaitu tuan rumah Afika selatan, Uruguay dan finalis 2006, yaitu Prancis.

Meksiko memastikan langkah ke Afsel dengan susah payah. Ditinggal dua pelatih Hugo Sanchez dan Sven-Goran Eriksson mereka terseok-seok di awal kualifikasi. Beruntung, Aguirre segera datang, ditangan mantan arsitek tim La liga Atletico Madrid tersebut, Meksiko mencatat lima kemenangan dan satu hasil seri untuk lolos ke putaran Final Piala Dunia 2010. Dengan meteri pemain yang ada, rasanya tidak sulit bagi Aguirre untuk meracik formasi jitu. Marquez pastinya jadi andalan di lini belakang, sementara alur serangan akan dipercayakan kepada ’si jenuis’ Blanco.

Satu-satunya masalah hanya pada barisan depan. Mereka belum memiliki striker maut yang bisa merobek gawang lawan di setiap kesempatan. Untuk mengatasi hal ini, Aguirre terpaksa melakukan banyak eksperimen terlebih dahulu. Blanco, Seniman Lapangan El Tri Tua-tua keladi, itulah kalimat paling pas untuk menggambarkan karakter Cuauhtemoc Blanco. Menginjak usia 37 tahun dia masih sangat terampil mengolah si kulit bundar di lapangan.

Blanco sudah dua kali tampil di Piala Dunia, yaitu Prancis 1998 dan Korea-Jerpang 2002. Pada masing-masing ajang tersebut, dia hanya membukukan satu buah gol. Blanco mencatatkan tinta emas di ajang Piala Konfedarasi 1999. Dia meraih penghargaan sepatu emas dengan membukukan 6 gol, sekaligus menjadi pemain topskorer sepanjang masa dengan 9 gol (3 gol sebelumnya di bukukan pada 1996) bersama bintang Brasil Ronaldinho. Sekedar informasi saja bagi yang belum punya Jadwa Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, segera miliki untuk mempermudah kita dalam mengikuti pertandingan akbar Piala Dunia 2010.

Menurut pengamatan grandong, ciri khas permainan Blanco adalah teknik tingkat tingginya. Salah satu aksi yang paling dikenang hingga kini adalah Cuautemina di Piala Dunia 1998. Sebuah teknik meloloskan diri dari kepungan lawan dengan menjepit bola diantara kedua kaki sambil melakukan gerakan melompat. Blanco sempat absen panjang dari Timnas sejak perhelatan Copa Amerika 2007 silam. Namun karena penampilan apik yang terus diperlihatkannya di level klub, Aguirre memutuskan kembali memakai jasanya. Dapat di pastikan dengan adanya Blanco dalam Timnas, Meksiko akan semakin kuat dan prediksikan dari sang pelatih bahwa Meksiko akan lolos dalam juara grop, semoga hal tersebut menjadi kenyataan.

Uruguay

Friday
Apr 16,2010
Uruguay

Uruguay

La Celeste merupakan julukan dari Uruguai yang berkostum Biru Hitam saat mengikuti ajang Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Dengan di pimpin oleh sang kapten yang bernama Diego Lugano, Uruguay optimis bahwa dia akan dapat mengikuti piala dunia paling tidak sampai seperempat final. Meskipun kemungkinannya sangat kecil untuk dapat menjadi juara pertama Piala Dunia di tahun 2010 ini, namun semangat yang di ajarkan oleh Oscar Tabarez yang merupakan pelatih dari Timnas Uruguay, tertanam di hati dan pikiran para pemain dari Timnas Uruguay masing-masing. Mereka selalu berlatih keras jauh sebelum pila dunia 2010 ini akan berlangsung.

Mungkin sebagian besar orang mungkin belum tahu bahwa Uruguay punya catatan manis di ajang Piala Dunia. Ya, mereka termasuk dalam daftar tujuh negara yang berhasil merengkuh supremasi tertinggi kompetisi sepakbola antar bangsa tersebut bersama Brasil, Italia, Jerman, Argentina, Inggris, dan Prancis. Dua kali sudah Los Celeste -julukan Uruguay- menyandang gelar juara dunia. Pertama mereka lakukan di tanah sendiri pada 1930 (Piala Dunia pertama). Kemudian mereka mengulang hal serupa pada 1950 di Brasil.

Lima dekade sejak terakhir kali mengangkat trofi Jules Rimet, prestasi Uruguay seakan tenggelam. Berhasil lolos ke putaran final sebanyak delapan kali, Charruas -julukan lain Uruguay- paling jauh hanya bisa sampai di babak semifinal pada 1954 di Swiss dan 1974 di Jerman. Perjalanan Uruguay ke Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan (Afsel) penuh dengan lika-liku. Mereka harus melewati hadangan Kosta Rika terlebih dahulu di babak play-off (pada babak kualifikasi mereka hanya finis di posisi kelima).

Berbicara kekuatan Uruguay menurut grandong, skuad asuhan Oscar Washington Tabarez itu sulit sekali ditebak. Mereka memiliki amplitudo permainan yang jomplang, terkadang bermain sangat bagus atau terkadang malah sebaliknya. Itu semua diyakini karena mereka tidak pernah menerapkan pola baku. Uruguay sering sekali mengganti formasi dari 4-3-3 menjadi 4-4-2 kemudian 3-4-1-2. Sungguh tidak jelas karakter dari Uruguay, dan untuk lebih jelasnya tentang kapan mainnya Uruguay dalam Piala Dunia 2010 ini, sebaiknya cek di Jadwal Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.

Di Afika Selatan, Diego Lugano dan kawan-kawan tergabung bersama tim tuan rumah, finalis Piala Dunia 2006 lalu Prancis dan Meksiko di grup A. Mereka juga tidak berani pasang target muluk pada penampilan kesembilan ini. Seperti pernah dikatakan Tabarez, timnya hanya berharap bisa menembus babak perempat final. Tuah Gol Forlan yang merupakan dari Diego Forlan layak disebut sebagai pemain paling bersinar. Kiprahnya selama delapan tahun di kompetisi Eropa bersama tim-tim besar seperti Manchester United, Villarreal dan Atletico Madrid bisa dijadikan acuan.

Gelar Il Pichichi (topskorer La Liga) berhasil disandangnya sebanyak dua kali. Yang pertama pada 2004/2005 bersama Villarreal dengan membukukan 25 gol dan 2008/2009 bersama Atletico dengan torehan 33 gol. Pada musim yang sama dia juga dinobatkan sebagai topskorer Eropa, namun pada 2004/2005 dia harus berbagi dengan Thierry Henry. Kiprah Forlan di Timnas negaranya baru dimulai sejak 2002. Dia mencetak debut gol Piala Dunia ke gawang Senegal pada 2002, ketika itu Uruguay bermain imbang 3-3 dan gagal lolos ke babak 16 besar. Kontribusi terbesar Forlan untuk timnya di babak kualifikasi adalah ketika dia berhasil mencetak hat trick di partai kontra Peru. Semoga saja Uruguay dapat mengikuti Piala Dunia 2010 Afrika Selatan sampai dengan seperempat final.

Afrika Selatan

Thursday
Apr 15,2010
Afrika Selatan

Afrika Selatan

Kuning, hijau, merah merupakan seragam yang di pakai Afrika Selatan dalam ajang Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Ya Afrika selatan merupakan tuan rumah dalam pesta piala dunia 2010 yang akan dimulai pada tanggal 11 juni 2010. Afrika selatan bergabung dalam Group A bersama Prancis, dan saya rasa Prancis adalah lawan yang cukup berat bagi tuan rumah Piala Dunia 2010 kali ini. Tapi dengan pelatih yang cukup hebat bernama Carlos Alberto Parreira, Afrika Selatan mungkin dapat menuju seperempat final menurut prediksi grandong. Ditambah dengan sang kapten Aaron Mokoena yang begitu berkualitas dalam bermain sepak bola dan cukup terkenal di dunia sepak bola khususnya.

Menurut grandong dipercaya menjadi tuan rumah pergelaran Piala Dunia 2010 jelas menjadi kebanggaan tersendiri bagi Afrika Selatan (Afsel). Bagaimana tidak, sejarah sepak bola Afsel tergolong masih sangat muda. Sepakbola pertama kali hadir di ranah Afsel pada akhir abad ke-19 melalui tentara-tentara Inggris yang saat itu masih menduduki wilayah tersebut. Hingga apartheid diberantas dari Afsel, penyelenggaraan sepakbola kala itu terbagi dalam sistem segregasi rasial, dimana terdapat badan sepakbola untuk kulit putih, India, Bantu, serta kulit berwarna.

Bersama Ethiopia, Mesir dan Sudan, Afsel secara resmi memiliki representasi di komite eksekutif FIFA pada kongres yang diselenggarakan 1953. Namun, Afsel didiskualifikasi dari perhelatan Piala Afrika perdana pada 1957 karena tidak memperbolehkan adanya skuad dengan ras campuran. Afsel pun dikeluarkan dari kompetisi tersebut pada tahun berikutnya. Pada konferensi tahunan 1961, FIFA menskors Afsel yang dianggap melanggar regulasi non-diskriminatif FIFA. Meski sanksi tersebut sempat dicabut pada 1963, namun keanggotaan Afsel akhirnya dicabut pada 1976 akibat adanya kerusuhan di wilayah Soweto. Hal ini mengakibatkan Afsel dilarang mengikuti Piala Dunia hingga apartheid akhirnya berakhir pada 1994.

Keikutsertaan skuad berjuluk Bafana-Bafana di putaran final Piala Dunia 2010 merupakan kali ketiga setelah mereka gagal lolos dari fase penyisihan grup pada Piala Dunia 1998 (Prancis) dan 2002 (Jepang & Korea Selatan). Kendati tidak memiliki catatan impresif di ajang pesta akbar sepakbola dunia, Afsel termasuk salah satu skuad yang diunggulkan setelah membukukan prestasi di Piala Afrika. Mereka keluar sebagai juara Afrika pada 1996 dan menempati peringkat dua dan tiga pada 1998 dan 2000.

Bafana Bafana memperlihatkan performa menjanjikan ketika finish di tempat keempat perhelatan PIala Konfederasi 2009 dimana mereka pun tampil sebagai tuan rumah. Afsel jelas tidak ingin hanya dianggap sebagai tim penggembira. Hal itu ditunjukkan setelah kalah tipis (0-1) dari sang juara Brasil di semifinal serta dari Spanyol (1-2) pada perebutan tempat ketiga. Sebagai tuan rumah, tim yang dibawahi Asosiasi Sepakbola Afrika Selatan termasuk dalam pot 1 pada drawing awal Desember lalu bersama skuad-skuad unggulan seperti Brasil, Inggris, Belanda, dan Spanyol. Anak-anak asuh Carlos Alberto Parreira akan berhadapan dengan Meksiko, Uruguay, dan Prancis yang juga tergabung dalam Grup A.

Steven Pienaar, Harapan Masa Depan Kapten Aaron Mokoena boleh saja merupakan pemain dengan caps terbanyak (94). Namun, nama Steven Pienaar lah yang paling bersinar dengan berbagai pengalamannya di sepak bola Eropa. Karir profesional Pienaar dimulai bersama Ajax Cape Town (1999-2001) sebelum akhirnya klub Belanda Ajax Amsterdam merekrutnya pada 2001. Kendati baru melakukan debut pada 2002, Pienaar menjadi bagian integral Ajax dalam menjuarai Eredivisie 2002 dan 2004. Sukses bersama Ajax mengantarkan pemain kelahiran 17 Maret 1982 ke klub Bundesliga Borussia Dortmund pada 2006 silam. Pienaar diharapkan bisa mengisi posisi playmaker Rep. Ceska Tomas Rosicky yang bertolak ke Arsenal. Sayang, Pienaar sulit beradaptasi bersama Dortmund. DIa pun tidak diterima baik oleh para pemain lainnya di klub.

Keputusan Dortmund meminjamkan Pienaar ke klub Premier League Everton (2007-2008) menjadi titik puncak dalam karirnya. Mencetak gol pertama bagi The Toffees pada September 2007 ketika menggilas Middlesbrough 2-0, performa gemilang Pienaar membuat manajemen klub mempermanenkan statusnya 2008 lalu dengan kontrak tiga tahun. Melakukan debut bersama Bafana-Bafana pada 2002 silam, Pienaar tercatat telah membukukan 46 caps dan dua gol. Meski terbilang muda diantara rekan-rekan setimnya, pengalaman Pienaar berlaga di pentas Eropa jelas menjadi kunci Afsel di perhelatan Piala Dunia 2010. Sekedar mengingatkan saja untuk mempermudah dalam mengikiti Piala Dunia, sebaiknya kita wajib memiliki Jadwal Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, agar kita tidak sampai ketinggalan dalam mengikuti kompetisi paling bergengsi Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.

Prancis

Wednesday
Apr 14,2010
Prancis

Prancis

Siapa yang tidak kenal Thierry Henry? Ya, dia merupakan Kapten dari tim kesebelasan Prancis yang tergabung dalam timnas untuk mengikuti Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Prancis merupakan salah satu negara Eropa yang cukup maju dalam bidang sepak bola khususnya. Dalam ajang Piala Dunia 2010, Prancis tergabung dalam Group A bersama tuan rumah Afrika Selatan, tentu kita nanti-nantikan aksi pertandingannya dalam Piala Dunia 2010 yang di mulai pada bulan juni, tepatnya tanggal 11 juni 2010 di Afrika Selatan.

Menurut grandong Prancis cukup memiliki sejarah yang bisa di katakan manis dalam pertikaian Piala Dunia. Sebagai satu dari 13 kontestan Piala Dunia yang pertama kalinya di adakan pada tahun 1930 yang lampau, Prancis hanya tercatat enam kali gagal mencapai putaran final, bukankah hal tersebut merupakan sebuah prestasi yang luar biasa di bandingkan dengan Indonesia yang belum pernah mengikiti Piala Dunia sekalipun, hehehe…

Prancis sangat diakui sebagai salah satu kekuatan terbesar di Eropa, Prancis di penuhi talenta-talenta hebat yang layak masuk dalam catatan sejarah Piala Dunia. Sebut saja Michel Platini, yang sekarang ini menjabat sebagai Presiden UEFA, beliau pernah membawa tim Prancis atau yang akrab di sebut Tim Ayam Jantan menenpati peringkat empat Piala Dunia 1982 di Spanyol dan ketiga pada Piala Dunia Meksiko 1986. Selain Michel Platini juga ada Lilian Thuram yang memiliki caps terbanyak bersama Prancis. Begitu juga dengan Didier Deschamps, Laurent Blanc, Fabien Barthez, serta Bixente Lizarazu.

Satu nama yang tidak bisa dpisahkan dari Timnas Prancis adalah penyerang keturunan Aljazair Zinedine Zidane, tentu anda masih ingat bukan?. Bersama Zidane, Prancis menjalani masa-masa keemasan di akhir era 90an. Kendati gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat, armada Les Bleus membayarnya dengan sempurna ketika mengangkat trofi di hadapan publik Prancis, empat tahun kemudian.

Padahal, pelatih Aime Jacquet saat itu sempat menuai kritik pedas dari publik maupun media akibat strategi permainan yang sangat defensif. Seruan publik untuk mundur terus terdengar. Namun, Jacquet berhasil membungkam para kritikus ketika Prancis akhirnya menyabet gelar juara usai melibas kandidat favorit Brasil dengan skor telak 3-0. Dua gol dilesakkan Zinedine Zidane (27′, 45+1′), sementara Emmanuel Petit mencetak gol kemenangan di penghujung laga.

Mantan bintang Real Madrid dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Dunia FIFA 2000 setelah mengantarkan Prancis menjuarai Euro 2000. Skuad yang saat itu dibesut Roger Lemerre melesat ke puncak ranking FIFA hingga 2001.

Keputusan Zidane untuk gantung sepatu 2006 silam, pascainsiden tandukan kepalanya ke dada Marco Materazzi pada Final Piala Dunia di Jerman, bisa dibilang menjadi awal kemunduran Prancis. Euro 2008 di Austria dan Swiss lalu menjadi saksi menurunnya kualitas permainan Prancis. Tampil tidak meyakinkan sepanjang kompetisi, Prancis akhirnya gagal melangkah ke putaran final setelah finish di peringkat buncit di Grup C alias grup neraka yang ditempatinya bersama Belanda, Italia, dan Rumania.

Keikutsertaan Prancis dalam Piala Dunia 2010 pun tidak diraih dengan mudah. Tim Ayam Jantan terseok-seok di babak kualifikasi dan hanya mampu finish sebagai runner-up Grup 7 Zona Eropa di bawah Serbia. Alhasil, Prancis harus melakoni laga play-off melawan Republik Irlandia. Tidak hanya itu, kepastian Prancis lolos ke putaran final pun diwarnai kontroversi terkait handball yang dilakukan striker sekaligus kapten Thierry Henry pada leg kedua play-off. Sebuah gol William Gallas di masa perpanjangan waktu lahir setelah bomber Barcelona terlihat melakukan handball dan memberikan agregat kemenangan 2-1.

Sempat diwarnai ketegangan oleh kubu The Boys in Green yang menuntut diadakannya pertandingan ulang, Prancis toh tetap melaju ke Afrika Selatan. Prancis masuk dalam Grup A bersama tuan rumah Bafana Bafana, unggulan Amerika Selatan Uruguay, serta Meksiko. Henry, ujung tombak serangan Prancis menuai pujian sekaligus kritik karena skuadnya yang merepresentasikan begitu banyak etnis minoritas. Skuad Les Bleus saat ini pun didominasi warga keturunan seperti Eric Abidal (Martinique), Karim Benzema dan Samir Nasri (Aljazair).

Tidak terkecuali sang kapten Thierry Henry yang merupakan keturunan Antillean. Terlepas dari kontroversi yang meliputi dirinya di play-off lalu, tidak bisa dipungkiri, Henry menjadi sosok terpenting bagi Prancis saat ini. Memulai karir di AS Monaco (1994-1999), nama Henry baru dikenal luas ketika bergabung bersama klub elit Inggris Arsenal (1999-2007) yang kembali mempertemukanya dengan pelatihnya di Monaco, Arsene Wenger. Kejelian Wenger jugalah yang melesatkan Henry menjadi pemain kelas dunia dengan menempatkannya sebagai striker di Arsenal, meninggalkan posisi winger yang selama ini dilakoni Henry.

Henry menjadi pencetak gol terbanyak Arsenal sepanjang masa dengan torehan 226 gol di semua kompetisi. Bersama klubnya saat ini, Barcelona, Henry tidak melupakan ketajamannya di depan gawang lawan. Dia turut mengantarkan Barcelona merengkuh treble di musim 2008/2009 dengan mencetak total 100 gol bersama Lionel Messi dan Samuel Eto’o. Prestasi mengkilap Henry tidak hanya terhenti di klub. Sejak memperkuat Tim Ayam Jantan 1997 silam, Henry menjadi pemain kedua dengan caps terbanyak (117) di bawah Lilian Thuram. Namun, Henry boleh berbangga hati karena berhasil menggusur Michel Platini sebagai topskor Les Bleus dengan catatan 51 gol.

Kecepatan serta ketangguhan dalam duel satu lawan satu menjadi kekuatan Henry dalam memburu gol. Bukan hanya itu, dia pun menjadi andalan tim untuk melontarkan assist berkat pengalamannya sebagai winger di masa-masa awal karirnya. Walaupun saat ini Henry sudah lumayan cukup di bilang tua, tapi kemampuannya dalam mengolah bola seperti remaja yang baru berumur 17 tahun. Dan Henry di jadikan andalan Tim Nas Prancis sekaligus di jadikan kapten dalam kesebelasan menghadapi Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.

Sebagai maniak bola tentu tidak akan melewatkan pertandingan demi pertandingan Piala Dunia, rasanya kurang pas kalau maniak bola belum punya Jadwal Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, dengan adanya jadwal tersebut, kita tidak akan ketinggalan pertandingan demi pertandingan yang cukup menegangkan dalam ajang Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.

Tuesday
Apr 13,2010
Jadwal Piala Dunia 2010 Afrika Selatan

Jadwal Piala Dunia 2010 Afrika Selatan

Piala Dunia 2010 Afrika Selatan memang grandong nanti-nantikan. Sebagai penggemar bola tentunya pesta akbar tersebut tidak akan di lewatkan dan selalu di nanti-nanti pertandingannya. Rencananya Piala Dunia 2010 akan berlangsung selama satu bulan penuh, tepatnya dari tanggal 11 juni 2010 sampai dengan 11 juli 2010. Piala Dunia 2010 akan diikuti oleh 32 negara dan terdiri dari delapan group besar dari berbagai negara di dunia.

Sebagai maniak bola, belum lengkap rasanya kalau belum mengetahui Jadwal Piala Dunia 2010 Afrika Selatan secara lengkap dari mulai tanggal pertandingan, samapi finalnya dan juga stadiumnya tentunya. Berikut Jadwal Piala Dunia 2010 Afrika Selatan yang dimulai pada Hari jum’at tanggal 11 juni tahun 2010:

  • Group A
  1. 11 juni 2010, Pukul 21:00, Afrika Selatan v Meksiko, Soccer City, Johannesburg
  2. 12 juni 2010, Pukul 01:30, Uruguay v Prancis, Cape Town Stadium, Cape Town
  3. 17 juni 2010, Pukul 01:30 Afrika Selatan v Uruguay, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria
  4. 17 juni 2010, Pukul 18:30 Prancis v Meksiko, Peter Mokaba Stadium, Polokwane
  5. 22 juni 2010, pukul 21:00 Meksiko v Uruguay, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg
  6. 22 juni 2010, pukul 21:00 Prancis v Afrika Selatan, Free State Stadium, Bloemfontein
  • Group B
  1. 12 juni 2010, Pukul 18:30 Argentina v Nigeria, Ellis Park Stadium, Johannesburg
  2. 12 juni 2010, Pukul 21:00 Korea Selatan v Yunani, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth
  3. 17 juni 2010, pukul 21:00 Argentina v Korea Selatan, Soccer City, Johannesburg
  4. 18 juni 2010, Pukul 01:30 Yunani v Nigeria, Free State Stadium, Bloemfontein
  5. 23 juni 2010, Pukul 01:30 Yunani v Argentina, Peter Mokaba Stadium, Polokwane
  6. 23 juni 2010, Pukul 01:30 Nigeria v Korea Selatan, Moses Mabhida Stadium, Durban
  • Group C
  1. 13 juni 2010, Pukul 01:30 Inggris v Amerika Serikat, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg
  2. 13 juni 2010, Pukul 18:30 Aljazair v Slovenia, Peter Mokaba Stadium, Polokwane
  3. 18 juni 2010, Pukul 21:00 Inggris v Aljazair, Cape Town Stadium, Cape Town
  4. 19 juni 2010, Pukul 01:30 Slovenia v Amerika Serikat, Ellis Park Stadium, Johannesburg
  5. 23 juni 2010, Pukul 21:00 Amerika Serikat v Aljazair, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria
  6. 23 juni 2010, Pukul 21:00 Slovenia v Inggris, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth
  • Group D
  1. 13 juni 2010, Pukul 21:00 Jerman v Australia, Moses Mabhida Stadium, Durban
  2. 14 juni 2010, Pukul 01:30 Serbia v Ghana, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria
  3. 18 juni 2010, Pukul 18:30 Jerman v Serbia, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth
  4. 19 juni 2010, Pukul 18:30 Ghana v Australia, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg
  5. 24 juni 2010, Pukul 01:30 Australia v Serbia, Mbombela Stadium, Nelspruit
  6. 24 juni 2010, Pukul 01:30 Ghana v Jerman, Soccer City, Johannesburg
  • Group E
  1. 14 juni 2010, Pukul 18:30 Belanda v Denmark, Soccer City, Johannesburg
  2. 14 juni 2010, Pukul 21:00 Jepang v Kamerun, Free State Stadium, Bloemfontein
  3. 19 juni 2010, Pukul 21:00 Belanda v Jepang, Moses Mabhida Stadium, Durban
  4. 20 juni 2010, Pukul 01:30 Kamerun v Denmark, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria
  5. 25 juni 2010, Pukuk 01:30 Denmark v Jepang, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg
  6. 25 juni 2010, Pukul 01:30 Kamerun v Belanda, Cape Town Stadium, Cape Town
  • Group F
  1. 15 juni 2010, Pukul 01:30 Italia v Paraguay, Cape Town Stadium, Cape Town
  2. 15 juni 2010, Pukul 18:30 Selandia Baru v Slowakia, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg
  3. 20 juni 2010, Pukul 18:30 Italia v Selandia Baru, Mbombela Stadium, Nelspruit
  4. 20 juni 2010, Pukul 21:00 Slowakia v Paraguay, Free State Stadium, Bloemfontein
  5. 24 juni 2010, Pukul 21:00 Paraguay v Selandia Baru, Peter Mokaba Stadium, Polokwane
  6. 24 juni 2010, Pukul 21:00 Slowakia v Italia, Ellis Park Stadium, Johannesburg
  • Group G
  1. 15 juni 2010, Pukul 21:00 Brasil v Korea Utara, Ellis Park Stadium, Johannesburg
  2. 16 juni 2010, Pukul 01:30 Pantai Gading v Portugal, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth
  3. 21 juni 2010, Pukul 01:30 Brasil v Pantai Gading, Soccer City, Johannesburg
  4. 21 juni 2010, pukul 18:30 Portugal v Korea Utara, Cape Town Stadium, Cape Town
  5. 25 juni 2010, Pukul 21:00 Korea Utara v Pantai Gading, Mbombela Stadium, Nelspruit
  6. 25 juni 2010, Pukul 21:00 Portugal v Brasil, Moses Mabhida Stadium, Durban
  • Group H
  1. 16 juni 2010, Pukul 18:30 Spanyol v Swiss, Moses Mabhida Stadium, Durban
  2. 16 juni 2010, Pukul 21:00 Honduras v Cili, Mbombela Stadium, Nelspruit
  3. 21 juni 2010, Pukul 21:00 Spanyol v Honduras, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth
  4. 22 juni 2010, Pukul 01:30 Cili v Swiss, Ellis Park Stadium, Johannesburg
  5. 26 juni 2010, Pukul 01:30 Swiss v Honduras, Free State Stadium, Bloemfontein
  6. 26 juni 2010, Pukul 01:30 Cili v Spanyol, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria
  • 16 Besar Piala Dunia 2010 Afrika Selatan
  1. 26 juni 2010, Pukul 21:00 Juara Grup A v Peringkat Kedua Grup B, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth (Partai 49)
  2. 27 juni 2010, Pukuk 01:30 Juara Grup C v Peringkat Kedua Grup D, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg (Partai 50)
  3. 27 juni 2010, Pukul 21:00 Juara Grup D v Peringkat Kedua Grup C, Free State Stadium, Bloemfontein (Partai 51)
  4. 28 juni 2010, Pukul 01:30 Juara Grup B v Peringkat Kedua Grup A, Soccer City, Johannesburg (Partai 52)
  5. 28 juni 2010, Pukul 21:00 Juara Grup E v Peringkat Kedua Grup F, Moses Mabhida Stadium, Durban (Partai 53)
  6. 29 juni 2010, Pukul 01:30 Juara Grup G v Peringkat Kedua Grup H, Ellis Park Stadium, Johannesburg (Partai 54)
  7. 29 juni 2010, Pukul 21:00 Juara Grup F v Peringkat Kedua Grup E, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria (Partai 55)
  8. 30 juni 2010, pukul 01:30 Juara Grup H v Peringkat Kedua Grup G, Cape Town Stadium, Cape Town (Partai 56)
  • Perempat Final Piala Dunia 2010 Afrika Selatan
  1. 2 juli 2010, Pukul 21:00 Pemenang Partai 53 v Pemenang Partai 54, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth (Partai 57)
  2. 3 juli 2010, Pukul 01:30 Pemenang Partai 49 v Pemenang Partai 50, Soccer City, Johannesburg (Partai 58)
  3. 3 juli 2010, Pukul 21:00 Pemenang Partai 52 v Pemenang Partai 51, Cape Town Stadium, Cape Town (Partai 59)
  4. 4 juli 2010, Pukul 01:30 Pemenang Partai 55 v Pemenang Partai 56, Ellis Park Stadium, Johannesburg (Partai 60)
  • Semi Final Piala Dunia 2010 Afrika Selatan
  1. 7 juli 2010, Pukul 01:30 Pemenang Partai 58 v Pemenang Partai 57, Cape Town Stadium, Cape Town (Partai 61)
  2. 8 juli 2010, Pukul 01:30 Pemenang Partai 59 v Pemenang Partai 60, Moses Mabhida Stadium, Durban (Partai 62)
  • Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2010 Afrika Selatan
  1. 11 juli 2010, Pukul 01:30 Tim Kalah Partai 61 v Tim Kalah Partai 62, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth (Partai 63)
  • Final Piala Dunia 2010 Afrika Selatan
  1. 12 juli 2010, Pukul 01:30 Pemenang Partai 61 v Pemenang Partai 62, Soccer City, Johannesburg (Partai 64)

Kira-kira sipa ya yang menjadi juara satu, dua, dan tiga dalam pertandingan paling bergengsi Piala Dunia 2010 Afrika Selatan? Untuk lebih jelasnya saksikan Piala Dunia 2010 Afrika Selatan yang di mulai tanggal 11 juni 2010, jangan sampai terlewatkan kalau anda benar-benar maniak bola. Cukup sekian informasi Jadwal Piala Dunia 2010 Afrika Selatan yang dapat grandong sampaikan, semoga berguna dan dapat membantu anda dalam mengikuti pertandingan Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.

Hello world!

Saturday
Mar 20,2010

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Archives

Categories

    Blogger Templates Colorizetemplates.com

Recent Comments