Argentina

Posted by grandong · 2 Comments 

Argentina

Argentina

Siapa yang tidak kenal dengan Diego Maradona? Jika anda maniak bola pasti anda kenal nama orang tersebut. Ya, Diego Maradona merupakan pemain legendaris yang cukup terkenal dari Argentina, kehebatannya dalam mengolah bola sudah tidak diragukan lagi. Kecepatannya dalam menggiring bola sampai gawang musuh, sampai melontarkan tembakan jitu yang mampu merobek gawang musuh, hal tersebut merupakan kelebihan mantan pemain sepak bola dari Argentina. Dan sekarang Diego Maradona menjadi sang pelatih Argentina, waow… dengan pengalamannya sebagai pemain sepak bola yang handal, grandong dapat memastikan paling tidak Argentina dapat meraih babak seperempat final piala dunia 2010 nanti.

Javier Mascherano merupakan julukan dari Timnas sepak bola Argentina, julukan tersebut cukup terkenal di dunia sepak bola. Terus siapakah sang kapten Argentina dalam ajang Piala Dunia 2010? Ya, Javier Mascherano merupakan kapten Timnas Argentina dalam pertandingan Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Menurut grandong agar tidak sampai ketinggalan dalam menyaksikan Argentina bermain, senaiknya anda harus memiliki Jadwal Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, tempel di dekat televisi supaya mudah di lihat, hanya sebuah saran saja dari grandong.

Hasil pengamatan yang di dapat grandong bahwa Argentina menyandang kehormatan sebagai salah satu tim nasional terbesar di dunia. Bersama Prancis, Albiceleste menjadi satu-satunya tim yang menggenggam tiga gelar sekaligus, Piala Dunia, Piala Konfederasi dan Olimpiade. La Selection mencatat rekor empat kali tampil di final Piala Dunia. Pertama, pada 1930 saat mereka harus tunduk di tangan Uruguay 2-4. Pada 1978, mereka memenangkan duel final melawan tim Oranje Belanda 3-1 sekaligus merayakan selebrasi pertama sebagai juara Piala Dunia di negeri sendiri.

Kesuksesan pun berulang pada 1986. Legenda sepak bola dunia Diego Armando Maradona mengantar Argentina kembali mengusung trofi melalui gol tangan tuhan torehannya saat mengkandaskan Jerman Barat 3-2. Sayang, mereka harus gigit jari. Pada 1990, Jerman menyingkirkan Argentina 1-0 melalui tendangan penalti. Bukan Argentina bila tanpa sensasi. Tim Tango kembali membuka dendam lama melawan Jerman pada Piala Dunia 2006. Diunggulkan menjadi juara, Argentina malah ditendang pasukan tuan rumah 4-2 di partai perempat final. Pertandingan pun berakhir ricuh setelah dua kubu terlibat bentrok. Leandro Cufre diusir wasit dari lapangan karena menendang Per Mertesacker. Sedangkan Maxi Rodriguez, yang kala itu berperan sebagai eksekutor gol terbaik Piala Dunia kedapatan memukul Bastian Schweinsteiger dari belakang.

Sayangnya, Piala Dunia 2010 memberikan atmosfer berbeda. Argentina susah payah keluar dari krisis demi lolos babak penyisihan grup zona Amerika Selatan. Tujuannya merebut trofi internasional yang sudah 24 tahun lepas dari genggaman. Bersaing ketat dengan 10 tim, skuad garapan sang legenda Diego Maradona yang notabene penuh pemain bintang terseok-seok. Penampilan buruk secara beruntun memaksa pasukan sang maestro Maradona berusaha ekstra keras hingga laga terakhir.

Lionel Messi dan kawan-kawan bahkan sempat tak berani berharap. Namun, Argentina akhirnya sukses merebut kemenangan tipis di laga final atas Peru dan Uruguay. Berbekal 28 poin, Argentina berangkat ke Afrika Selatan setelah mencatat delapan kemenangan, empat kali seri dan enam kekalahan. Selain mengatasi nasib, Argentina harus menghadapi hujan kritik dan kecaman jelang penampilan ke 20 perhelatan akbar Piala Dunia. Maradona dinilai gagal membentuk performa terbaik tim. Sementara bintang muda Messi dihujat karena tak mampu menyumbang gol terbaik untuk mengantar tim lolos dengan mudah. Hasil final drawing, Argentina tergabung di Grup B bersama Nigeria, Republik Korea dan Yunani. Secara matematis, Argentina mampu melaju ke babak selanjutnya. Namun, dengan catatan Argentina tidak boleh kalah pad alaga pembuka.

Pemain Terbaik Dunia; Lionel Messi, Ketajaman dan kepiawaian mengasah bakat di lini depan membuat Lionel Messi selalu menjadi bintang lapangan sekaligus tumpuan kemenangan skuad. Sang legenda Diego Maradona pun tak segan menyebut La Pulga sebagai suksesor. Di babak penyisihan Piala Dunia 2010 melawan Venezuela, Maret 2009, untuk kali pertama pemain terbaik dunia ini mengenakan kostum dengan nomor punggung pendahulunya, 10. Sebaliknya, bagi Maradona, ini merupakan laga ofisial pertama saat dirinya menjabat sebagai pelatih timnas.

Generasi baru Gabriel Omar Batistuta, Messi, disebut-sebut sebagai pemain terbaik di eranya. Di usia 21 tahun, peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 telah mengoleksi sejumlah gelar bergengsi. Selain beberapa kali menjadi nominator Pemain Terbaik Dunia FIFA dan Ballon d’Or, Messi meraih Bola Emas dan Sepatu Emas pada 2005. Performa Messi yang ciamik bersama Barcelona, kini diharapkan bisa menular kepada Timnas Argentina. Keraguan sempat mencuat setelah prestasi Tim Tango kerap naik-turun. Sekarang tinggal menunggu, mampukah Maradona menemukan formula terbaik buat Timnas Argentina. Prediksi grandong, Argentina dapat mengikuti piala dunia 2010 sampai babak seperempat final, semoga saja demikian.

No related posts.

About grandong
Cucu Mak Lampir

Comments

Leave a Comment

2 Responses to “Argentina”

Trackbacks

Check out what others are saying about this post...
  1. [...] pertandingan antara Argentina melawan Korea Selatan berakhir dengan skor 4-1, sungguh di luar dugaan grandong kerena di [...]

  2. [...] pertandingan antara Yunani melawan Argentina berakhir dengan skor 0-2. Mengingat hasil pertandingan perdana dari timnas Yunani melawan timnas [...]



Silahkan tinggalkan jejak anda....